Link
Online
Pengunjung: 7,
Anggota: 0 ...
paling banyak berkunjung: 106
(anggota: 0, pengunjung: 106) pada 19 Ags : 05:52
e-Learning Univ. Bung Hatta
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
.: Apa itu RSS :.
|
Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri
|
Al-Jum'a, 29 Dhul Hijja 1427 H - 11:51:53
oleh: Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS |
Sungguh ironis, dengan sumber daya alam laut yang luar biasa, nasib nelayan seakan diam ditempat. Secara normatif seharusnya hidup dalam kesejahteraan. Namun kenyataannya, sebagian besar masyarakat pesisir masih merupakan masyarakat tertinggal dibandimg komunitas masyarakat lain. Itu disebabkan karena tingkat pendidikan mereka masih rendah. Masa depan kelestarian pengelolaan potensi kelautan kita membutuhkan kearifan dan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi untuk mengelola dan memanfaatkannya. Solusinya tentu kita harus menyediakan pendidikan yang baik, kalau tidak generasi nelayan makin terbelakang. Disini pemerintah daerah dan masyarakat harus mempunyai perhatian serius. Masalahnya apakah pendidikan itu cocok dengan gaya hidupnya, serta menjadi nilai tambah bagi keluarganya. Maka relevansi pendidikan dan setting pembelajarannya harus disesuaikan dengan kehidupan nelayan kita. Apa strateginya? Harus dipetakan kalau putra-putri nelayan di pantai-pantai biasa, kita bisa pusatkan di tempat-tempat tertentu, sehingga tempat lain bisa mengakses dan dijadikan center of excellent . Misalnya kita coba Sebuah Sekolah Menengah Perikanan yang ada di salah satu kabupaten di Pesisir Sumatera Barat. Nilai strateginya karena dapat di-support oleh darat dan lalu lintas laut yang relatif terjamin. Hal ini harus dipetakan dan lebih banyak diberikan praktek ketimbang teorinya dan disesuaikan dengan kultur masyarakatnya. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSBagaimana dengan di pulau-pulau kecil, seperti kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki 256 pulau, panjang garis pantai 2.054 Km. Disana masalahnya berat, pertama disisi economic of skill, unit cost nelayan kita sangat tinggi. Maka pemetaan kluster pulau ini menjadi vital, saat ini mungkin baru SMP pada tingkat kecamatan. Di Pulau-pulau kecil itu siswanya sedikit. ada yang 30 siswa, kelas IV 5 – 7 orang. Kalau dikonversi secara biasa satu kelas guru itu mahal sekali dan tidak cukup rangsangan bagi guru untuk mendidik. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSUntuk merasa tugas seorang guru di pulau itu bermanfaat bagi putra-putri nelayan, guru perlu diberi rangsangan, diberi muatan-muatan yang membuat guru lebih sibuk dan kegiatan ekstrakurikuler dengan kebutuhan masyarakat, seperti kegiatan budidaya kepiting bakau telah dilakukan oleh guru Sekolah Dasar di Desa Katurei nan jauh dipelosok pulau-pulau kecil di Sipora yang sumber dananya berasal dari kegiatan Coremap Fase II. Mereka merasa senang dan penghasilannya bertambah dari usaha sampingan yang dilakukan. Disinilah pentingnya latihan-latihan keterampilan selain dari pembelajaran itu sendiri. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSMenyadari pentingnya pendidikan sebagai human investmen dan social capital , Depertemen Kelautan dan Perikanan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) telah melakukan terobosan seperti program regenerasi nelayan. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSAmbil contoh Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadi pilot project Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) dari pemerintah pusat berupa program regenerasi masyarakat pesisir. Program ini ditujukan pada generasi (putra-putri) nelayan pesisir untuk dididik agar memiliki kemampuan dan keterampilan di bidang usaha perikanan. Terdapat 30 putra-putri nelayan disekolahkan secara gratis di Akademi Perikanan Sidoarjo (APS) dengan tujuan untuk mencetak generasi nelayan yang tangguh dan berkemampuan di bidang teknologi budidaya perikanan. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSBagaimana dengan putra-putri nelayan pesisir di Sumatera Barat, tentu sebaiknya program PEMP yang digulirkan untuk masyarakat pesisir pada beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga menyentuh untuk peningkatan pendidikan anak nelayan. Atau sepatutnyalah pemerintah kabupaten / kota dan Propinsi Sumatera Barat menggulirkan dana untuk peningkatan pendidikan anak nelayan, seperti program 1000 doktor untuk dosen PTN dan PTS. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Pascasarjana Universitas Bung Hatta membuktikan bahwa partisipasi nelayan dalam memanfatkan dana PEMP sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikannya. Artinya modal yang digulirkan kepada nelayan yang berpendidikan rendah tidak menjamin mereka akan sejahtera dan mandiri, dan sebaliknya akan menjadi beban bagi mereka dan keluarganya yang telah lanjut usia karena tidak bisa mengembalikan pinjaman itu. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSBekerjasama dengan institusi pendidikan seperti SMK Perikanan atau Perguruan Tinggi yang mempunyai proram studi Ilmu perikanan dan kelauan, adalah sebuah terobosan yang perlu kita lakukan dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan dan keilmuwan serta wawasan bagi generasi muda nelayan. Melalui program tersebut, anak nelayan diharapkan mempunyai keterampilan ( skill ) dalam mengelola sumberdaya alam pesisir yang ada di wilayahnya, berupa kemampuan menggunakan teknologi tepat guna, tanpa menghilangkan nilai-nilai positif yang berlaku di masyarakatnya. Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MSHal lain yang menjadi harapan, tercipta ikatan emosional dikalangan generasi nelayan. Karena dengan ikatan tersebut konflik-konflik dalam pengelolaaan sumberdaya kelautan dapat dihindari. Mereka nantinya diharapkan mengelola potensi sumberdaya alam kelautan secara berkelanjutan, sehingga generasi nelayan terhindar dari stigma marginalisasi nelayan miskin Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS( Kolumnis adalah Guru Besar Tetap Pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta). sebelumnya « 1 2 Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS
Artikel Perikanan Lain
 |
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 11 Desember 2007 - 08:51:15 Ats-Tsalatsa, 1 Dhul Hijja 1428 H - 08:51:15 |
 |
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air oleh Indrawadi, S.Pi Kamis 04 Oktober 2007 - 11:35:56 Al-Hamis, 22 Ramadan 1428 H - 11:35:56 |
 |
Ekowisata Berbasis Penyu, Di Pesisir Selatan, Padukan Kepentingan Ekonomi dan Ekologi oleh Indrawadi, S.Pi Jumat 07 September 2007 - 14:55:33 Al-Jum'a, 24 Sha'ban 1428 H - 14:55:33 |
 |
Keberadaan Penyu dan Upaya Pelestariannya di Sumatera Barat oleh Harfiandri Damanhuri,S.Pi,M.Sc Sabtu 07 Juli 2007 - 08:45:33 As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:45:33 |
 |
Eko-Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir oleh Harfiandri Damanhuri, S.Pi, M.Sc Sabtu 07 Juli 2007 - 08:34:04 As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:34:04 |
 |
Pilih "Ngojek" Ketimbang Melaut oleh Indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:21:02 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:21:02 |
 |
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air oleh indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:12:24 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:12:24 |
 |
Menumbuhkan Terumbu Karang di Atas Jubin oleh indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:10:37 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:10:37 |
 |
''Rumah Ikan'' dari Terumbu Karang Buatan oleh Indrawadi,S.Pi Sabtu 13 Januari 2007 - 08:25:51 As-Sabt, 23 Dhul Hijja 1427 H - 08:25:51 |
 |
Menyelam, Membuat Rumah Ikan... oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:21:57 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:21:57 |
 |
Pemberdayaan Wanita Nelayan oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:11:05 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:11:05 |
 |
Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat oleh Indrawadi, S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:07:26 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:07:26 |
 |
The Influence Cake In Diet On Cyprinus Carpio L Performance Pengaruh Penggunaan Bungkil Inti Sawit Dalam Pakan Terhadap Performa Ikan Mas (Cyprinus Carpio L) oleh Dr. Ir.M. Amri,MP Rabu 04 Oktober 2006 - 13:18:54 Al-Arba'a, 11 Ramadan 1427 H - 13:18:54 |
 |
Pengembangan Peternakan Di Wilayah Pesisir oleh Dr. Rusfidra, S.Pt. Senin 02 Oktober 2006 - 13:48:16 Al-Itsnayna, 9 Ramadan 1427 H - 13:48:16 |
 |
Sambil Menyelam, Meneliti Terumbu Karang oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 17 Januari 2006 - 14:16:39 Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:16:39 |
 |
Menyelam, Membuat Rumah Ikan... oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 17 Januari 2006 - 14:12:46 Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:12:46 |
 |
Nasib Nelayan Dihempas BBM, Namun Laut Masih Memberikan Harapan oleh Indrawadi,S.Pi Selasa 31 Mei 2005 - 08:08:45 Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:08:45 |
 |
Pilih “Ngojek” Ketimbang Melaut oleh Indrawadi,S.Pi Selasa 31 Mei 2005 - 08:07:16 Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:07:16 |
 |
Mengelola Sumberdaya Kelautan, Pilihan Masa Depan oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 06 Mei 2005 - 14:50:33 Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:50:33 |
 |
Kebijakan Pengelolaan Plasma Nuftah Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis Blkr) di Danau Singkarak oleh Dr.Ir. Hafrijal Syandri,MS Jumat 06 Mei 2005 - 14:46:13 Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:46:13 |
 |
Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan oleh Ir. Eni Kamal,M.Sc Jumat 29 April 2005 - 09:00:47 Al-Jum'a, 20 Rabi Al-Awwal 1426 H - 09:00:47 |
 |
Pembangunan Dan Peluang Kerja Pada Sektor Perikanan Dan Kelautan oleh Indrawadi, S.Pi Rabu 27 April 2005 - 11:48:03 Al-Arba'a, 18 Rabi Al-Awwal 1426 H - 11:48:03 |
 |
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi Sabtu 16 April 2005 - 08:12:45 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:12:45 |
 |
Di Laut Kita Tumpang Tindih oleh Indrawadi Sabtu 16 April 2005 - 08:08:41 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:08:41 |
 |
Di Laut Kapan Kita Jaya ? oleh Indrawadi Sabtu 16 April 2005 - 08:04:43 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:04:43 |
 |
Menyelam Di Sumatera Barat oleh indrawadi Kamis 17 Maret 2005 - 18:33:13 Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:33:13 |
 |
Sekilas Tentang Terumbu Karang oleh Indrawadi Kamis 17 Maret 2005 - 18:31:33 Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:31:33 |
|
|