EnglishIndonesia

Link

.: Link Lain :.

Online

Pengunjung: 4, Anggota: 0 ...

paling banyak berkunjung: 106
(anggota: 0, pengunjung: 106) pada 19 Ags : 05:52
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

.: Apa itu RSS :.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan
Abjad Pertama Judul Tulisan
&ABDEFGHIJKLMNOPQRSTUW semuanya Daftar
12 11
Ats-Tsalatsa, 1 Dhul Hijja 1428 H - 08:51:15
oleh: Indrawadi, S.Pi

Indrawadi, S.Pi^indrawadi@bung-hatta.infoDampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belakangan ini sangat dirasakan berat oleh nelayan yang sebagian besar tinggal di pelosok-pelosok pedesaan dan jauh dari fasilitas infrastruktur public ; seperti jalan raya, transportasi, komunikasi dan sarana lainnya yang memadai. Akibat dari terbatasnya insfrastruktur tersebut menyebabkan harga BBM di pusat-pusat kegiatan nelayan jauh lebih tinggi dari kenaikan harga BBM standar nasional yang ditetapkan oleh pemerintah dan menyebabkan sebagian besar usaha nelayan terancam gulung tikar.

“Kurangi dan hentikan kebiasaan berburu dan mulailah kebiasaan memanen ikan” adalah kata kunci bagi nelayan untuk meminimalisir kebutuhan BBM yang mencapai 80% biaya operasional melaut per tripnya. Pada dasarnya ikan dan biota laut lainnya menyenangi kawasan terumbu karang yang kondisinya masih baik, perairan yang tidak tercemar, tersedia cukup sumber bahan makanan, terlindung, aman dari predator maupun gangguan dari lingkungan lainnya. Apabila semua persyaratan tersebut dipenuhi oleh suatu wilayah perairan laut, maka dapat dipastikan wilayah laut tersebut kaya akan sumber daya ikan.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Pertanyaan penting buat nelayan tradisionil adalah apakah mereka bisa memetakan suatu wilayah perairan laut mana yang masih kaya akan sumber daya ikan tersebut ?. Sudah barang tentu untuk nelayan dengan armada kapal ikan modern, yang dilengkapi dengan peralatan canggih dapat mendeteksi keberadaan sumber daya ikan tersebut. Bagi nelayan tradisional atau skala usaha kecil hal itu sudah dapat dipastikan tidak bisa dan biasanya hanya mengandalkan insting dan tanda-tanda alam.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Di wilayah pesisir, kita dapat dengan mudah menemukan berbagai jenis alat tangkap ikan yang dipasang secara stasioner oleh nelayan seperti; ambai, jermal, bubu rumpon dan beberapa jenis alat lainnya. Kegiatan nelayan dengan menggunakan alat tangkap stasioner tersebut dapat dikatakan sebagai kegiatan upaya memanen ikan. Karena ikan datang dengan sendirinya dan terkumpul atau terperangkap di dalam alat tangkap tersebut. Dalam kurun waktu tertentu setelah dianggap cukup banyak, baru nelayan menangkap atau memanennya. Pada umumnya nelayan pengguna jenis alat tangkap ini tidak terlalu dipusingkan dengan kenaikan harga BBM dan masih dapat survive melanjutkan usahanya dan banyak diantara mereka yang hidup layak.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Berdasarkan hasil penelitian, metode penangkapan ikan dengan bantuan rumpon yang dipasang di perairan laut sudah terbukti sangat membantu menghemat BBM hingga 30% dan meningkatkan ikan hasil tangkapan nelayan. Rumpon adalah salah satu bentuk habitat ikan tiruan yang terbuat dari berbagai macam bahan, seperti berasal dari daun pohon kelapa, ranting-ranting pohon, bambu, balok-balok beton, ban bekas atau dari bahan lainnya yang dibenamkan di dalam kolom air dan sifatnya menetap atau dapat dipindahkan. Metode penggunaan rumpon dapat dengan mudah diaplikasikan oleh nelayan karena bahan pembuat rumah buatan untuk ikan ini relatif murah dan gampang ditemukan oleh nelayan. Disamping itu dengan memasang rumpon-rumpon tersebut, nelayan sudah diuntungkan dengan memiliki daerah penangkapan ikan yang jelas dan tetap, sehingga kebutuhan BBM akan mudah diprediksi dan lebih hemat.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Ada banyak manfaat dan keuntungan diperoleh jika nelayan menggunakan jenis alat tangkap ikan stasioner atau menangkap ikan dengan bantuan rumpon seperti; kerusakan lingkungan dapat ditekan karena jenis-jenis alat tangkap ikan stasioner ini memiliki sifat ramah lingkungan, mendidik nelayan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan pesisir, biaya operasional melaut lebih kecil, ikan hasil tangkapan lebih segar dan tidak banyak rusak dan dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi memancing yang sangat mengasyikkan bagi masyarakat perkotaan di akhir pekan. Disamping itu dengan adanya bangunan-bangunan alat tangkap ikan stasioner di sepanjang pantai juga membantu pemerintah dalam hal meningkatkan kemampuan pada aspek pertahanan dan keamanan nasional.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Untuk dapat mengaplikasikan model pengelolaan perikanan tangkap dengan menggunakan alat tangkap ikan stasioner atau menggunakan bantuan rumpon yang diperuntukkan bagi nelayan tradisional, tentunya membutuhkan studi kelayakan (feasibility study) terlebih dahulu dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti; faktor ekologi lingkungan pesisir yakni tetap memperhatikan kepentingan daerah konservasi atau daerah perlindungan ikan, karakter pantai, faktor teknis dan sumber daya manusianya sendiri. Dengan dukungan studi kelayakan ini diharapkan diperoleh informasi teknis yang akurat mengenai kesiapan dan ketrampilan nelayan, jenis alat tangkap ikan stasioner yang cocok sesuai kondisi wilayah pesisir dan karakter pantainya, dan di wilayah perairan mana saja dapat dijadikan daerah pemasangan rumpon-rumpon tersebut.
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Untuk wilayah pesisir Sumatera Barat sendiri berdasarkan pengamatan penulis, banyak wilayah yang dapat dikembangkan sebagai daerah pengembangan perikanan dengan alat tangkap ikan stasioner dan alat tangkap ikan dengan bantuan rumpon guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir khususnya nelayan.**

Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi
Artikel Perikanan Lain
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air
oleh Indrawadi, S.Pi
Kamis 04 Oktober 2007 - 11:35:56
Al-Hamis, 22 Ramadan 1428 H - 11:35:56
Ekowisata Berbasis Penyu, Di Pesisir Selatan, Padukan Kepentingan Ekonomi dan Ekologi
oleh Indrawadi, S.Pi
Jumat 07 September 2007 - 14:55:33
Al-Jum'a, 24 Sha'ban 1428 H - 14:55:33
Keberadaan Penyu dan Upaya Pelestariannya di Sumatera Barat
oleh Harfiandri Damanhuri,S.Pi,M.Sc
Sabtu 07 Juli 2007 - 08:45:33
As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:45:33
Eko-Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
oleh Harfiandri Damanhuri, S.Pi, M.Sc
Sabtu 07 Juli 2007 - 08:34:04
As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:34:04
Pilih "Ngojek" Ketimbang Melaut
oleh Indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:21:02
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:21:02
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air
oleh indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:12:24
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:12:24
Menumbuhkan Terumbu Karang di Atas Jubin
oleh indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:10:37
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:10:37
Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri
oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS
Jumat 19 Januari 2007 - 11:51:53
Al-Jum'a, 29 Dhul Hijja 1427 H - 11:51:53
''Rumah Ikan'' dari Terumbu Karang Buatan
oleh Indrawadi,S.Pi
Sabtu 13 Januari 2007 - 08:25:51
As-Sabt, 23 Dhul Hijja 1427 H - 08:25:51
Menyelam, Membuat Rumah Ikan...
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:21:57
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:21:57
Pemberdayaan Wanita Nelayan
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:11:05
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:11:05
Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat
oleh Indrawadi, S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:07:26
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:07:26
The Influence Cake In Diet On Cyprinus Carpio L Performance Pengaruh Penggunaan Bungkil Inti Sawit Dalam Pakan Terhadap Performa Ikan Mas (Cyprinus Carpio L)
oleh Dr. Ir.M. Amri,MP
Rabu 04 Oktober 2006 - 13:18:54
Al-Arba'a, 11 Ramadan 1427 H - 13:18:54
Pengembangan Peternakan Di Wilayah Pesisir
oleh Dr. Rusfidra, S.Pt.
Senin 02 Oktober 2006 - 13:48:16
Al-Itsnayna, 9 Ramadan 1427 H - 13:48:16
Sambil Menyelam, Meneliti Terumbu Karang
oleh Indrawadi, S.Pi
Selasa 17 Januari 2006 - 14:16:39
Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:16:39
Menyelam, Membuat Rumah Ikan...
oleh Indrawadi, S.Pi
Selasa 17 Januari 2006 - 14:12:46
Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:12:46
Nasib Nelayan Dihempas BBM, Namun Laut Masih Memberikan Harapan
oleh Indrawadi,S.Pi
Selasa 31 Mei 2005 - 08:08:45
Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:08:45
Pilih “Ngojek” Ketimbang Melaut
oleh Indrawadi,S.Pi
Selasa 31 Mei 2005 - 08:07:16
Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:07:16
Mengelola Sumberdaya Kelautan, Pilihan Masa Depan
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 06 Mei 2005 - 14:50:33
Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:50:33
Kebijakan Pengelolaan Plasma Nuftah Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis Blkr) di Danau Singkarak
oleh Dr.Ir. Hafrijal Syandri,MS
Jumat 06 Mei 2005 - 14:46:13
Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:46:13
Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan
oleh Ir. Eni Kamal,M.Sc
Jumat 29 April 2005 - 09:00:47
Al-Jum'a, 20 Rabi Al-Awwal 1426 H - 09:00:47
Pembangunan Dan Peluang Kerja Pada Sektor Perikanan Dan Kelautan
oleh Indrawadi, S.Pi
Rabu 27 April 2005 - 11:48:03
Al-Arba'a, 18 Rabi Al-Awwal 1426 H - 11:48:03
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut
oleh Indrawadi,S.Pi
Sabtu 16 April 2005 - 08:12:45
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:12:45
Di Laut Kita Tumpang Tindih
oleh Indrawadi
Sabtu 16 April 2005 - 08:08:41
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:08:41
Di Laut Kapan Kita Jaya ?
oleh Indrawadi
Sabtu 16 April 2005 - 08:04:43
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:04:43
Menyelam Di Sumatera Barat
oleh indrawadi
Kamis 17 Maret 2005 - 18:33:13
Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:33:13
Sekilas Tentang Terumbu Karang
oleh Indrawadi
Kamis 17 Maret 2005 - 18:31:33
Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:31:33
Galeri Random
   Berita Kampus
»KESEMPATAN EMAS BAGI MASYARAKAT YANG SIBUK UNTUK KULIAH DI FPIK UBH
Mulai semester Ganjil 2008/2009 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta memberik ...
»
Hukum UBH - BILA BEBERAPA FILTUR DALAM WEB INI TIDAK BISA ANDA AKSES, PENGELOLA MOHON MAAF. KARENA W ...
»Pengiriman Mahasiswa Mengikuti Kompetisi Matematika Tingkat Nasional
Lima orang mahasiswa akan dikirim mengikuti kompetisi matematika tingkat nasional pada tanggal 12 - ...
»Mahasiswa FTI-UBH, Olah Kotoran Ternak Jadi Energi Listrik
Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Muhammad Nizam Ibka menci ...
»Bupati Tanah Datar Meresmikan Kincir Air Kerjasama Dengan Universitas Bung Hatta
Dalam rangka meningkatkan komunikasi yang produktif antar stakeholders, Forum Komunikasi dan Konsult ...
Copyright (c) Universitas Bung Hatta
Design by Djamboe WebDesign
Development by Djamboe WebDesign