Link
Online
Pengunjung: 3,
Anggota: 0 ...
paling banyak berkunjung: 106
(anggota: 0, pengunjung: 106) pada 19 Ags : 05:52
e-Learning Univ. Bung Hatta
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
.: Apa itu RSS :.
|
Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan
|
Al-Jum'a, 20 Rabi Al-Awwal 1426 H - 09:00:47
oleh: Ir. Eni Kamal,M.Sc |
Indonesia sebetulnya bisa disebut Benua Maritim, mengingat lebih dari 20 juta kilometer persegi luasnya berupa laut. Bahkan sebanyak lebih kurang 50 juta penduduknya tinggal di kawasan pesisir pantai. Pembenahan SDM dan teknologi tepat guna dan modern diperlukan untuk mengelola kawasan maritim Indonesia, karena tanpa memperhatikan SDM dan teknologi sulit rasanya untuk mengeksplorasi kawasan maritim secara optimal.Menurut Helmut, dalam sebuah buku yang diluncurkan belum lama ini, berdasarkan riset yang dilakukan Jerman, Norwegia, dan Denmark, menyebutkan bahwa masih banyak wilayah lepas pantai Indonesia yang belum dieksplorasi karena kelangkaan SDM. Padahal, sumber daya energi dan mineralnya cukup berpotensi. Bahkan, berdasarkan riset yang dilakukan Helmut dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), telah ditemukan substansi mineral dalam perairan Indonesia yang bisa dijadikan bahan bakar alternatif. Substansi berupa gas “hydrate” ini sampai sekarang masih menjadi pengkajian serius antara ilmuwan Jerman dan BPPT dalam proyek gabungan Jerman dan Indonesia. Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan oleh Ir. Eni Kamal,M.ScPembangunan kelautan tidak hanya membutuhkan tenaga pengelola saja, melainkan harus lebih dari itu. Sebab, untuk eksplorasi dan penelitian menyeluruh atas segala sumber daya maritim Indonesia, dibutuhkan kesiapan lebih dari apa yang dimiliki sekarang ini. Saya pribadi berpendapat, bahkan Amerika Serikat pun akan kesulitan mengelola benua maritim raksasa seperti yang dimiliki Indonesia,’’ demikian Helmunt memaparkan. Meski demikian, Indonesia tetap harus memperhatikan masalah maritimnya. Terbentuknya Departemen Kelautan dan Perikanan dinilainya sebagai langkah yang cukup baik. Untuk tahap awal, saat ini setidaknya Indonesia lebih memperketat pengawasan wilayah maritimnya berkaitan dengan penangkapan ikan ilegal. POTENSI BESAR, NELAYAN TETAP SAJA MISKINSeperti telah kita ketehui secara umum bahwa banyak potensi kelautan dan perikanan yang belum tergarap secara optimal. Potensi besar itu bisa dilihat dari gambar di bawah ini. Sumber: Depertemen Kelautan dan Perikanan RI Gambar 1. Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan oleh Ir. Eni Kamal,M.ScSelain tidak tergarap optimal, potensi sumberdaya yang melimpah di kawasan pesisir, lautan dan pulau-pulau kecil juga belum siap digarap secara optimal. Sebab, SDM yang ada masih rendah, belum adanya dana yang cukup, serta belum adanya persamaan persepsi antara pengelola dengan pengambil kebijakan. Masalah serius lainnya yang menyebabkan fenomena itu terjadi antara lain disebabkan minimnya peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan pengelolaan. Akibatnya, kesejahteraan masyarakat tetap tidak terangkat oleh potensi-potensi tersebut. Kurangnya koordinasi dan kerjasama antara pelaku pembangunan (stake holder) kawasan pesisir, juga turut memberi andil yang besar terhadap persoalan yang membuat potensi pesisir kurang terkelola. Hal itu diperburuk oleh kemiskinan masyarakat pesisir, lemahnya penegakkan hukum, belum adanya rencana tata ruang pesisir, lautan dan pulau-pulau kecil. Padahal, misalnya, penataan ruang di kawasan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil merupakan langkah yang sangat penting dan strategis. Langkah tersebut, dimaksudkan untuk memanfaatkan ruang pesisir secara terpadu dan terencana serta terkendali. Gambar 2. Pemukiman Nelayan - Masalah kemiskinan nelayan masih menjadi masalah serius bagi pemerintah Indonesia, meski potensi yang di kandung sektor kelautan dan perikanan sangat menjanjikan Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan oleh Ir. Eni Kamal,M.Sc1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 » selanjutnya Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan oleh Ir. Eni Kamal,M.Sc
Artikel Perikanan Lain
 |
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 11 Desember 2007 - 08:51:15 Ats-Tsalatsa, 1 Dhul Hijja 1428 H - 08:51:15 |
 |
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air oleh Indrawadi, S.Pi Kamis 04 Oktober 2007 - 11:35:56 Al-Hamis, 22 Ramadan 1428 H - 11:35:56 |
 |
Ekowisata Berbasis Penyu, Di Pesisir Selatan, Padukan Kepentingan Ekonomi dan Ekologi oleh Indrawadi, S.Pi Jumat 07 September 2007 - 14:55:33 Al-Jum'a, 24 Sha'ban 1428 H - 14:55:33 |
 |
Keberadaan Penyu dan Upaya Pelestariannya di Sumatera Barat oleh Harfiandri Damanhuri,S.Pi,M.Sc Sabtu 07 Juli 2007 - 08:45:33 As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:45:33 |
 |
Eko-Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir oleh Harfiandri Damanhuri, S.Pi, M.Sc Sabtu 07 Juli 2007 - 08:34:04 As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:34:04 |
 |
Pilih "Ngojek" Ketimbang Melaut oleh Indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:21:02 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:21:02 |
 |
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air oleh indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:12:24 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:12:24 |
 |
Menumbuhkan Terumbu Karang di Atas Jubin oleh indrawadi Rabu 24 Januari 2007 - 17:10:37 Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:10:37 |
 |
Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS Jumat 19 Januari 2007 - 11:51:53 Al-Jum'a, 29 Dhul Hijja 1427 H - 11:51:53 |
 |
''Rumah Ikan'' dari Terumbu Karang Buatan oleh Indrawadi,S.Pi Sabtu 13 Januari 2007 - 08:25:51 As-Sabt, 23 Dhul Hijja 1427 H - 08:25:51 |
 |
Menyelam, Membuat Rumah Ikan... oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:21:57 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:21:57 |
 |
Pemberdayaan Wanita Nelayan oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:11:05 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:11:05 |
 |
Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat oleh Indrawadi, S.Pi Jumat 22 Desember 2006 - 11:07:26 Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:07:26 |
 |
The Influence Cake In Diet On Cyprinus Carpio L Performance Pengaruh Penggunaan Bungkil Inti Sawit Dalam Pakan Terhadap Performa Ikan Mas (Cyprinus Carpio L) oleh Dr. Ir.M. Amri,MP Rabu 04 Oktober 2006 - 13:18:54 Al-Arba'a, 11 Ramadan 1427 H - 13:18:54 |
 |
Pengembangan Peternakan Di Wilayah Pesisir oleh Dr. Rusfidra, S.Pt. Senin 02 Oktober 2006 - 13:48:16 Al-Itsnayna, 9 Ramadan 1427 H - 13:48:16 |
 |
Sambil Menyelam, Meneliti Terumbu Karang oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 17 Januari 2006 - 14:16:39 Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:16:39 |
 |
Menyelam, Membuat Rumah Ikan... oleh Indrawadi, S.Pi Selasa 17 Januari 2006 - 14:12:46 Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:12:46 |
 |
Nasib Nelayan Dihempas BBM, Namun Laut Masih Memberikan Harapan oleh Indrawadi,S.Pi Selasa 31 Mei 2005 - 08:08:45 Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:08:45 |
 |
Pilih “Ngojek” Ketimbang Melaut oleh Indrawadi,S.Pi Selasa 31 Mei 2005 - 08:07:16 Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:07:16 |
 |
Mengelola Sumberdaya Kelautan, Pilihan Masa Depan oleh Indrawadi,S.Pi Jumat 06 Mei 2005 - 14:50:33 Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:50:33 |
 |
Kebijakan Pengelolaan Plasma Nuftah Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis Blkr) di Danau Singkarak oleh Dr.Ir. Hafrijal Syandri,MS Jumat 06 Mei 2005 - 14:46:13 Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:46:13 |
 |
Pembangunan Dan Peluang Kerja Pada Sektor Perikanan Dan Kelautan oleh Indrawadi, S.Pi Rabu 27 April 2005 - 11:48:03 Al-Arba'a, 18 Rabi Al-Awwal 1426 H - 11:48:03 |
 |
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi Sabtu 16 April 2005 - 08:12:45 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:12:45 |
 |
Di Laut Kita Tumpang Tindih oleh Indrawadi Sabtu 16 April 2005 - 08:08:41 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:08:41 |
 |
Di Laut Kapan Kita Jaya ? oleh Indrawadi Sabtu 16 April 2005 - 08:04:43 As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:04:43 |
 |
Menyelam Di Sumatera Barat oleh indrawadi Kamis 17 Maret 2005 - 18:33:13 Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:33:13 |
 |
Sekilas Tentang Terumbu Karang oleh Indrawadi Kamis 17 Maret 2005 - 18:31:33 Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:31:33 |
|
|